Sudah satu minggu lebih insiden terbakarnya tempat peribadahan umat muslim (entah mana yang benar, masjid atau musholla, tetapi intinya adalah tempat peribadahan sebagai simbol umat muslim) di Tolikara. Berbagai media memberitakan dengan versi yang beragam: ada yang menyatakan bahwa tempat peribadahan umat muslim juga turut dibakar bersama dengan kios yang ada di sekitarnya; ada juga yang memberitakan bahwa tempat peribadahan tidak dibakar, tetapi terbakar karena rembetan api dari pembakaran kios; masing-masing disertai dengan penguatan bukti berupa pernyataan warga/tokoh masyarakat setempat.
Manuscript of thought
Showing posts with label Glance. Show all posts
Showing posts with label Glance. Show all posts
Melawan Tabu terkait Keluarga: Refleksi Meninggalnya “Putri” di Bali
Dapat dikatakan, mayoritas masyarakat di Indonesia berduka atas meninggalnya seorang putri di pulau “Dewata”. Pihak yudikatif masih berusaha untuk mengungkap kasus tersebut hingga sekarang. Satu hal yang menarik perhatian saya dalam proses tersebut adalah nihilnya usaha masyarakat, khususnya dunia pendidikan tempat putri tersebut menimba ilmu, untuk mencegah kejadian memilukan itu. Sepanjang pengetahuan saya terkait kasus ini, sekolah tersebut belum melakukan tindakan konkret untuk menyelamatkan sang putri, walaupun pihak sekolah sudah mengetahui indikator keganjilan kehidupan sang putri. Di sisi lain, pemberitaan menyatakan bahwa sekolah sudah menyiapkan langkah untuk menyelamatkan sang putri. Sayangnya, hal tersebut hanya sebatas “persiapan” yang berakhir terlambat.
Prakata Contemplore: Apa Tujuan dari Tujuan Kita?
Mungkin, beberapa orang akan bertanya kepada saya, "untuk apa membuat blog? Apa fungsinya? Apa bagusnya? Apa dst. dll. dsb." saat saya mengintroduksi blog ini. Apa yang harus saya jawab?
Reproduksi: Konflik Laten dalam Sekolah
Tulisan ini ditujukan untuk majalah Subversif, yaitu majalah tersohor milik Sosiologi Universitas Airlangga yang, sayangnya, entah kemana sekarang.
Enjoy!
Reproduksi: Risalah tentang Pendidikan
Tulisan yang diilhami oleh diskusi yang pernah kami lakukan. Siapa kami? Sok, baca aja, hehe. Tulisan ini pernah dimuat di website Himpunan Mahasiswa Sosiologi Universitas Airlangga. Namun, sayangnya, saya lupa dengan alamat website tersebut karena website tersebut tidak pernah diperbaharui lagi semenjak kurang-lebih tahun 2013.
Reproduksi: Dekonstruksi Warta
Tulisan ini merupakan tulisan saya yang, sepanjang saya ingat, merupakan awal tulisan saya. Tulisan ini pernah dimuat di majalah Subversif, yaitu majalah entah-berapa-bulanan Sosiologi Universitas Airlangga, tempat saya mendapatkan kehidupan.